Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiqih. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2019

Doa untuk Saudaramu yang Jarang Terucap

Kebanyakan kita, hanya memikirkan diri sendiri,
Padahal kalau tampil di depan orang-orang, kita berlagak peduli
Tapi nyatanya hal yg mudah saja utk kamu berikan orang lain tak mampu
yaitu doa

Doa utk diri sendiri pasti itu ga pernah terlupa,
doa untuk orang tua? yaa terkadang ingat dan terkadang lupa
doa untuk orang lain di luar pagar rumah kita? Buat apa toh hidup kita yaa hidup kita

Ini lah potret bedanya masyarakat awam dengab orang shalih di zaman emas
Ummu Darda’ mengkisahkan bahwa Abu Darda’ radhiyallahu 'anhu memiliki 360 kekasih di jalan Allah yang selalu dido’akan dalam shalat, lalu Ummu Darda’ mempertanyakan hal tersebut, beliau menjawab: “Apakah aku tidak boleh menyukai jika para Malaikat mendo’akanku?” (kitab Siyar A’laamin Nubalaa)

Bedakan? itu lah iman yg menancap kuat pada seorang hamba.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ. كُلَّمَا دَعَا ِلأَخِيْهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِيْنَ. وَلَكَ بِمِثْلٍ.
Do’a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada Malaikat yang menjadi wakil baginya. Setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata: ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.(HR Muslim)

Bayangkan kita berdoa yang meng"amin"kan adalah malaikat. Makhluk yg paling mulia, selalu tunduk pada Allah ta'ala dan tak pernah durhaka kepada-Nya. Banyak-banyaklah kita mendoakan kebaikan kepada orang lain. Demi Allah tak ada ruginya. Jika dikabulkan temanmu mendapatkan kebaikan, kamu pun jg dapat kebaikan yg serupa dan pahala. Jika masih ditangguhkan, maka pahala tetap ada padamu dan tak ada yg sia-sia.

That's the perfection of eemaan. Kamu mencintai temanmu sebagaimana kamu mencintai dirimu sendiri. Kamu suka sesuatu didapatkan orang lain sebagaimana kamu suka mendapatkan hal itu juga.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda “Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian sampai dia mencintai untuk saudaranya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Begitu indahnya agama ini, sampai seorang yg mengharapkan kebaikan orang lain bakal diganjar dengan hal yang sama sebagimana yg ia harapkan untuk orang lain.

Layangkan doamu, langitkan dan terbangkan bisikan harapanmu kepada Rabb semesta alam. Karena untuk menerbangkanya tak perlu keluar biaya sedikitpun, tak perlu kuota juga. Bahkan dengan hal yg cuma-cuma tersebut akan datang rezeki Allah yg luar biasa.

Allah Maha Kaya sedangkan kita fakir terhadapNya.

wallahu a'lam bish showab

Jumat, 30 November 2018

Jangan biasakan Mubadzir

Pernah melihat orang pesan makanan berbagai macam lauk tapi akhirnya banyak yang tersisa?
atau pernah melakukan?
Saya kira semua orang pernah melakukannya. 

Minggu, 22 April 2018

Kecantikan dalam Taqwa dan Akhlaq

Zaman now, zaman dimana banyak hal-hal yg tabu tapi tetap dilakukan layaknya wajar. Fitrah wanita yg sebenarnya malu, seolah sudah dilupakan dan digantikan dengan sifat wanita yg haus akan dilihat atau terjadi gangguan narsisistik. Seolah dirinya ingin menjadi pusat perhatian.

Kamis, 21 September 2017

Mengamalkan Sunnah dan Kewajiban

Alhamdulillah, di negeri tercinta ini, Sunnah nabi mulai banyak diamalkan dan disuarakan. Mulai dari penampilan, muamalah serta amalan ibadah yg sunnah. Akan tetapi terdapat beberapa orang yg mengamalkan sunnah ini tapi masih belum bisa melaksanakan kewajiban yg lain.

Rabu, 23 Agustus 2017

Keutamaan 10 Hari Awal Dzulhijjah

Ahamdulillah kita memasuk bulan dzulhijjah. Dan di bulan ini, terdapat hari raya umat islam serta banyak keutamaan yg besar. salah satunya adalah 10 hari awal di bulan dzulhijjah.

Minggu, 16 Juli 2017

Menyambung Silaturahim tidak hanya Lebaran



Menyambung tali kekeluargaan adalah hal yang disyariatkan dalam islam. Bahkan Allah mengancam dengan keras orang memutuskan tali persaudaraan dengan diblokir dari masuk surga.

Rabu, 28 Desember 2016

Jangan Begadang jika Khawatir Shubuhmu terlantar

Banyak orang tertipu dengan dunia sehingga meninggalkan dan meremehkan kewajiban utamanya yaktu beribadah kepada Allah azza wa jalla.
Banyak yang mati matian mengejar dunia tetapi masalah akhirat seadanya saja.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Bersegeralah melakukan amalan sholih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia” (HR. Muslim)

Ya beginilah dunia itu melenakan. Hanya orang2 yang dikehendaki Allah yg mendapat hidayah sehingga tida tertipu dengan dunia.
Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: ‏«لا يجوز للمسلم أن يسهر سهرا يترتب عليه إضاعته لصلاة الفجر في الجماعة أو في وقتها، ولو كان ذلك في قراءة القرآن أو طلب العلم» "Tidak boleh bagi seorang muslim untuk begadang yang mengakibatkan menelantarkan shalat shubuh secara berjama'ah atau mengerjakannya tidak tepat pada waktunya, walaupun dia begadang untuk membaca al-Qur'an atau menuntut ilmu."
(Majmu'ul Fatawa)

Karena memenuhi hak Rabmu itu adalah diatas segalanya dibandingkan nikmat dunia yg kamu banggakan.

Wallahu a'lam.
Kharisma Ridho Husodo
Majsid Ibnu Sina RSSA Malang
28 Rabiul Awal 1438H

Jumat, 25 November 2016

Jangan Melamar yang sudah dilamar

Mencari jodoh adalah suatu kegiatan yang hangat dibicarakan sepanjang zaman di kalangan para pemuda. Sudah wajar ikhwan A mendambakan akhwat A akan tetapi ada juga ikhwan B yg mengincar akhwat A. Persaingan antara ikhwan pun juga menjadi hal yang sering terjadi meskipun kadang secara diam-diam maupun terang-terangan. Akan tetapi dalam persaingan ini ada batasnya di dalam agama yg sempurna ini.

Selasa, 15 November 2016

Jangan Berharap Lelaki yang Meninggalkan Hak-Nya

Wahai wanita
Jangan percaya kepada lelaki yang menjajikanmu berbagai hal, sementara dia banyak berbuat dosa.
Coba bayangkan saja, kepada Allah, Dzat yang menciptakanya, ia enggan untuk mentaatinya. Ia bangga dan tak malu berbuat dosa di bumi milik-Nya. Apalagi kepadamu ya ukhti, kemungkinan besar itu adalah manis di bibir tapi nanti engkau bakal ditinggalkannya dan "tanpa jejak". Kau adalah orang yang tidak ikut andil dalam kehidupannya melainkan sangat sedikit, bahkan ia yang banyak memberikanmu kesenangan duniawi, mana mungkin dia akan lebih menaruh perhatiannya. Lha, sama Dzat yang menciptakannya saja tidak taat.

Maka ukhti, carilah yang baik agamanya dan akhlaqnya. Bilang ke orang tuamu agar mencarikan sosok lelaki yang takut kepada Allah dan berakhlaq baik kepada orang lain.
Rasulullah shallalahu 'alaihi wasallam bersabda :
“Apabila seseorang yang kalian ridhai agama dan akhlaknya datang kepada kalian untuk meminang wanita kalian, maka hendaknya kalian menikahkan orang tersebut dengan wanita kalian. Bila kalian tidak melakukannya niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar.” (HR Tirmidzi)

Ketika engkau sudah menunggu pangeran yang akan meminangmu tapi tak kunjung datang, maka bersabarlah dalam memperbaiki diri. Yakinlah akan firman Allah azza wa jalla :  "Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik." (QS An-nuur : 26)

Yakinlah dengan apa yang dijanjikan Allah, karena jikalau engkau tidak percaya dengan janji-Nya maka siapa lagi yang lebih pasti memenuhi janji selain Allah?
Keep istiqamah ya ukhti, buatlah bidadari di surga cemburu kepadamu karena ketaqwaanmu pada-Nya.

Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata : "Setiap cinta yang tidak didasari cinta karena Allah maka akan berakhir dengan kebencian. Ini jika cinta yang tidak didasari atas takwa bagaimanakan lagi jika dilakukan dengan menerjang dosa besar (seperti zina)?"

Wallahu a'lam. Barakallahu fiikum.

Blitar, 15 Shafar 1438H
Saudaramu Kharisma Ridho Husodo
qolbubooster.blogspot.com

Kamis, 27 Oktober 2016

Sunnah Membaca Al-Kahfi setiap Jum'at

Yuk teman-teman, jangan pernah lewatkan untuk mengamalkan sunnah ini setiap hari jum'at.
MasyaaAllaah, keutamaanya begitu istimewa. Rasullullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Shahih)

Sabtu, 10 September 2016

Yuk Puasa Arafah


Yuk puasa Arafah..

Pernah membuat evaluasi diri dalam setahun terakhir?
Pernah membuat list dosa-dosa yang kita perbuat dalam setahun?
Apakah tahun ini sudah lebih baik dari kemarin?
Apakah tahun depan sudah lebih baik dari tahun ini?

Minggu, 03 Juli 2016

Yuk, Kenali Mahram Kita


Mungkin di antara kita ada yang tidak mengetahui apa itu mahrom dan siapa saja yang termasuk mahromnya. Padahal mahrom ini berkaitan dengan banyak masalah apalagi sewaktu lebaran banyak sekali kita bertemu dengan sanak saudara tapi tidak tahu di mahram atau bukan. Hal ini berkaitan dengan seperti tidak bolehnya wanita bepergian jauh (bersafar) kecuali dengan mahromnya. Tidak boleh seorang laki-laki dengan wanita berduaan kecuali dengan mahromnya. Wanita dan pria tidak boleh jabat tangan kecuali itu mahromnya. Tidak boleh memperlihatkan aurat di depannya. Dan masih banyak masalah lainnya.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
“Lebih baik kepala salah seorang dari kalian Ditusuk dengan jarum besi daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya (bukan mahram).” (HR. Thabrani)

Islam melarang dan mengharamkan bagi laki-laki untuk menyentuh perempuan yang bukan mahramnya, termasuk berjabat tangan untuk berkenalan, bermaaf-maafan, berterima kasih atau alasan-alasan lainnya, karena ini akan mengantarkan kepada dampak negatif dan keburukan besar, seperti yang dikemukakan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa kita ini paling lemah dengan godaan lawan jenis dalam sabda beliau Shallallahu’alaihi Wasallam: “Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah (keburukan/kerusakan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki melebihi (fitnah) kaum perempuan“ (HR Bukhari dan Muslim)

Demikianlah dan semoga tulisan ini bermanfaat bagi kaum muslimin untuk memotivasi mereka agar menjauhi hal-hal yang dilarang dalam agama Islam sekalipun itu kebudayaan di masyarakat kita, guna menjamin keselamatan dan kebaikan hidup mereka di dunia dan akhirat.

Wallahu a'lam bish showab. Akhukum Kharisma Ridho Husodo
Senin, 29 Ramadhan 1437H

Sumber: https://muslim.or.id/

Kamis, 30 Juni 2016

Zakat yang pasti-pasti aja

Alhamdulillah, ada dua keadaan sekarang yang harus kita sikapi
Pertama kita bersyukur kepada Allah azza wa jalla karena atas rahmat-Nya kita bisa melalui ramadhan tahun ini dengan baik
Yang kedua, kita bersedih karena kita akan berpisah dengan bulan ramadhan yang penuh barokah ini.
Dan ada amalan yang wajib dikerjakan oleh setiap kaum muslimim yaitu zakat fitrah.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, segala transaksi lebih mudah. Akan tetapi kemudahan yang diberikan oleh Allah tidak berarti memberikan izin untuk mengganti syariatnya. Sebagaimana yang dijelaskan Syekhul Islam Ibnu Taimiyah, pendapat yang lebih tepat dalam masalah ini adalah bahwasanya zakat fitri (zakat fitrah) itu mengikuti prosedur kafarah karena zakat fitri (zakat fitrah) adalah zakat badan, bukan zakat harta.

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fithri dengan satu sho’ kurma atau satu sho’ gandum bagi hamba dan yang merdeka, bagi laki-laki dan perempuan, bagi anak-anak dan orang dewasa dari kaum muslimin. Beliau memerintahkan agar zakat tersebut ditunaikan sebelum manusia berangkat menuju shalat ‘ied.” (HR. Bukhari no. 1503 dan Muslim no. 984).

Dua riwayat ini menunjukkan bahwasanya zakat fitri berstatus sebagai zakat badan, bukan zakat harta. Berikut ini adalah beberapa alasannya:
1. Adanya kewajiban zakat bagi anak-anak, budak, dan wanita. Padahal, mereka adalah orang-orang yang umumnya tidak memiliki harta. Terutama budak; seluruh jasad dan hartanya adalah milik tuannya. Jika zakat fitri merupakan kewajiban karena harta maka tidak mungkin orang yang sama sekali tidak memiliki harta diwajibkan untuk dikeluarkan zakatnya.
2. Salah satu fungsi zakat adalah penyuci orang yang berpuasa dari perbuatan yang menggugurkan pahala puasa serta perbuatan atau ucapan jorok. Fungsi ini menunjukkan bahwa zakat fitri berstatus sebagaimana kafarah untuk kekurangan puasa seseorang.

Ada dua konsekuensi hukum ketika status zakat fitri itu sebagaimana kafarah:

Harus dibayarkan dengan sesuatu yang telah ditetapkan yaitu bahan makanan.
Harus diberikan kepada orang yang membutuhkan untuk menutupi hajat hidup mereka, yaitu fakir miskin. Dengan demikian, zakat fitri tidak boleh diberikan kepada amil, mualaf, budak, masjid, dan golongan lainnya. (lihat Majmu’ Fatawa Syaikhul Islam, 25:73)

Akan tetapi terdapat beberapa ulama yan membolehkan pembayaran zakat dengan uang (tapi dengan syarat tertentu) yaitu diantaranya Umar bin Abdul Aziz, Al-Hasan Al-Bashri, Atha’, Ats-Tsauri, dan Abu Hanifah.
Sedang pendapat yang lebih kuat yaitu yang tidak memperbolehkan menggunakan uang, pendapat ini merupakan pendapat yang dipilih oleh mayoritas ulama. Mereka mewajibkan pembayaran zakat fitri menggunakan bahan makanan dan melarang membayar zakat dengan mata uang. Di antara ulama yang berpegang pada pendapat ini adalah Imam Malik, Imam Asy-Syafi’i, dan Imam Ahmad. Bahkan, Imam Malik dan Imam Ahmad secara tegas menganggap tidak sah jika membayar zakat fitri mengunakan mata uang.

Alasan para ulama yang melarang pembayaran zakat fitri dengan mata uang :
1. Zakat fitri adalah ibadah yang telah ditetapkan ketentuannya. Hal tersebut termasuk jenis, takaran, waktu, pelaksanaan dan tata cara pelaksanaan. Diluar yang ditentukanmoleh syariat maka tidak sah.
2. Di zaman nabi dahulu sudah ada mata uang, akan tetapi beliau shallallahu 'alaihi wasallam tetap menentukan menggunakan makanan pokok.

Jadi, yuk tunaikan dengan yang pasti-pasti aja. Yang lebih selamat dan berkah insyaaAllaah. Karena kecintaan sejati adalah ketika engkai mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya dengan penuh ketaatan tanpa banyak tanya.
Akan tetapi apabila ada yg berbeda pendapat maka kita hormati pendapat tersebut selama ada dalil yang medasari. Mereka tetap saudara kita muslim.

Wallahu a'lam bish showab

Akhukum Kharisma Ridho Husodo
Kamis, 25 Ramadhan 1437H

Sumber :
Rumaysho.com
Konsultasisyariah.com

Jumat, 24 Juni 2016

Siang Aktivitas, Malam i'tikaf tetap sah?

Ada yang bertanya, bolehkah di malam hari itu melakukan i’tikaf dan di siang harinya tetap bekerja.  Permasalahan yang ditanyakan ini kembali pada masalah batasan minimal waktu i’tikaf.

Hukum Berpuasa saat Safar

Alhamdulillah, Allah benar-benar telah menurunkan agama islam secara sempurma bahkan sampai semua sisi kehidupan. Pada kali ini kami akan menyajikan beberapa fiqh mengenai safar saat puasa ramadhan.

Jadi, bolehkan tetap berpuasa walaupun sedang safar?

Rabu, 22 Juni 2016

Keluargamu yang Paling Berhak

"Wah masyaaAllaah, dia baik sekali ya"
"Jazakallah khair, antum baik banget traktir kita nih"
Tak jarang kita temui, orang yang berkostum "malaikat"
Tapi ketika dia sudah masuk rumahnya, sifat "kemalaikatan"nya hilang
Seperti masuk ke gua, tidak menyapa seorang pun di rumah
Bahkan yang parah adalah dia berganti kostum "Iblis"

Senin, 20 Juni 2016

Ramadhan berlalu tapi

Ramadhan sudah mulai berlalu
Akan tetapi masjid menjadi semakin sepi
Shaf shalat semakin maju ke depan
Malah, banyak yang berbondong-bondong menuju pusat perbelanjaan, mall, distro, boutique untuk mencari pakaian atau barang-barang lebaran.
Bukber bukber mulai digencarkankan, sayangnya prioritas shalat tarawih dilangkahi dengan lamanya bukber yang berjam-jam.

Jumat, 17 Juni 2016

Puasa Jangan Kanibal



Ketika dalam suatu waktu pernah saya mendengar
“Eh gimana teman-teman? Ada gossip baru?”
Subhanallah, bulan puasa begini masih menggosip (ghibah)
Padahal berita itu tak tentu benar tapi mereka antusias membicarakan
Lalu yang lain menimpali “Kita kan puasa? masa gossip? Kita bicara fakta saja deh”
Laahaula walaaquwwata illaa billaah, mereka seakan-akan membuat perkara ini enteng

Minggu, 12 Juni 2016

Bukber Boleh Tapi....



Fenomena Buka Bersama (Bukber) merupakan hal yang biasa di masyarakat Indonesia
Disitu bertemu dengan keluarga, teman lama, teman baru, teman sejawat dan kerabat lainnya
Walaupun memiliki tujuan yang baik, seperti sebagai menyambung tali silaturahim, ziyarah teman, dan dalam hal ukhuwah lainnya, akan tetapi tidak jarang kita jumpai orang-orang yang bukber tapi malah meninggalkan shalat berjamaah di masjid, bahkan ada pula yang acuh dalam meninggalkan shalat maghrib. Naudzubillah

الجزاء من جنس العمل



Allah Ta’ala berfirman,
(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS. Luqman: 16).
Copyright © 2014 Qolbu Booster